Jumat, 04 Januari 2019

Meskipun Enak, 5 Jenis Makanan Ini Bahaya Bagi Kesehatan Otak!


BandarQ228 - Sadar atau tidak, kita mungkin telah mengonsumsi minuman ataupun makanan berbahaya setiap harinya. Memang tidak bisa di pungkiri, rasanya yang enak membuat lidah ketagihan. Padahal, ada banyak efek buruk yang mengintai kesehatan tubuh, termasuk kesehatan otak Anda, akibat sering mengonsumsi makanan dan minuman berikut ini.

1. Ikan Yang Mengandung Merkuri.


Ikan terkenal akan kandungan protein tinggi, yang tentu baik untuk kesehatan. Meski begitu, Anda tetap harus hati hati dalam memilih jenis ikan yang akan Anda konsumsi. Beberapa jenis ikan laut memiliki banyak kandungan merkuri yang membahayakan bila di konsumsi dalam jumlah yang besar atau terlalu sering.

Merkuri akan menyebar didalam tubuh, termasuk kebagian otak. Racun yang ditimbulkan oleh merkuri bisa merusak sistem saraf pusat dan neurotransmiter (zat kimia pengantar sel saraf di otak).


Sebuah penelitian dari Journal Of Environmental and Public Health menyatakan bahwa paparan merkuri juga bisa sangat berbahaya pada bayi dan anak-anak. Ya, merkuri dapat menganggu perkembangan otak dan menyebabkan kerusakan pada komponen sel-sel diotak. Bila dibiarkan,keracunan merkuri bisa mengakibatkan timbulnya cerebral palsy serta keterlambatan perkembangan otak anak.

Temuan ini juga di perkuat oleh pendapat para peneliti dari University Of South Florida yang menemukan bahwa orang-orang dengan kandungan merkuri tinggi dalam darahnya mengalami penurunan fungsi kognitif sebanyak lima persen.

Ikan yang tinggi merkuri antara lain hiu,tuna sirip kuning, dan ikan todak. namun, ini bukan berarti Anda harus menyingkarkan seafood dari makanan harian Anda. Masih banyak ikan jenis lain dengan kandungan merkuri yang rendah seperti lele, teri, dan salmon.

2. Makanan tinggi lemak trans


Makanan berbahaya lainnya yang sering Anda temui, yakni makanan dengan kandungan lemak trans yang tinggi, Lemak trans biasanya digunakan oleh produsen makanan untuk membuat suatu produk makanan tahan lama dan mudah digunakan.

Tidak bisa dipungkiri, makanan jenis ini memang sangat enak untuk di konsumsi. Contohnya margarin, camilan kemasan, dan gorengan seperti pisang goreng, kentang goreng, dan chicken nugget.

Namun, resiko yang harus Anda terima bila terlalu banyak makan makanan berbahaya ini di buktikan dalam sebuah studi tahun 2011 yang dimuat pada American Acamdemy of Neurology. Hasil penelitian menyatakan bahwa makanan dengan kandungan lemak trans yang tinggi bisa berdampak buruk pada kerja otak serta penurunan fungsi kognitif otak.

Hal ini juga di perkuat oleh Ewan Mcnay,Ph,D dari Albany University. Ewan mengatakan bahwa lemak jenuh, yang tidak jauh berbeda dengan lemak trans, mampu merusak kemampuan otak untuk belajar dan mengingat informasi baru, bahkan hanya dalam waktu 10 menit setelah mengonsumsinya.

3. Makanan Cepat Saji


Dibalik rasanya yang nikmat dan bisa membuat orang ketagihan, makanan olahan atau yang biasa disebut makanan cepat saji ternyata mengandung bumbu rahasia yakni gula,lemak, dan garam. Kandungan garam inilah yang kemudian bisa membuat tekanan darah Anda menjulang tinggi sekaligus menurunkan fungsi kognitif.


Dilansir dari healthline, sebuah penelitian yang melibatkan 52 orang membuktikan bahwa makan-makanan olahan bisa menyebabkan rusaknya sel-sel pada otak yang kemudian menurunkan fungsi otak Anda.

4. Minuman Manis




Siapa yang tak suka minuman manis menyegarkan seperti sirup dan es teh manis, apalagi saat cuaca di siang hari terasa panas terik ? Namun, Anda perlu waspada sebab terlalu banyak mengonsumsi minuman manis bisa membahayakan fungsi dan kesehatan otak Anda.
Hal ini didukung oleh sebuah penelitan ditahun 2015 dalam Journal Neurosciense, yang menunjukkan bahwa tikus yang diberi asupan gula yang tinggi mengalami penurunan fungsi kognitif otak yang cukup parah, radang otak, serta gangguan pada daya ingat.

5. Alkohol


Jika tidak di konsumsi secara berlebihan , sebenar nya alkohol memiliki manfaat yang cukup baik untuk mendukung kesehatan. Namun, tidak menutup kemungkinan kalau alkohol juga bisa menjelma menjadi minuman beracun yang bisa membahayakan kesehatan otak Anda.

Dikutip dari Healthline, sebuah penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol secara berlebihan akan berpengaruh besar dalam menurunkan kerja otak serta menimbulkan gangguan neurotransmiter dalam otak.

Efek buruk dari alkohol juga bisa menyerang remaja yang belum saatnya minum alkohol. Sebab pada masa-masa tersebut, otak masih berkembang. Remaja yang minum alkohol pun berisiko mengalami kelainan pada struktur dan fungsi otak serta gangguan perilaku dibandingkan remaja yang tidak minum alkohol.

Rabu, 02 Januari 2019

Benarkah Minum Banyak Air Putih Bisa Menghilangkan Batu Ginjal?


BandarQ228 -  Batu ginjal termasuk masalah kesehatan umum yang banyak dialami oleh orang Indonesia. Gejala utamanya adalah buang air kecil yang terasa sakit. Nah katanya, banyak minum air putih bisa menghilangkan batu ginjal secara alami. Benar begitu ?

Bagaimana batu ginjal terbentuk ?

Batu ginjal tidak sama dengan batu-batuan kecil yang sering Anda temukan di jalan. Batu ini terbentuk akibat ginjal yang kekurangan cairan untuk memecah kelebihan mineral seperti oksalat,kalsium, atau asam urat dari makanan. Mineral-mineral ini akan terus menumpuk dan akhirnya mengeras menjadi butiran kristal mirip batu.


Ukuran batu ginjal itu beragam, mulai dari sekecil butiran pasir sampai kerikil yang cukup besar. Batu yang berukuran sangat kecil biasanya akan mudah keluar bersama aliran urine. Namun semakin besar dan semakin banyak batu yang ada dalam ginjal, akan semakin sulit dikeluarkan dan menimbulkan gejala yang menyakitkan.

Minum Banyak Air Putih Bisa Menghilangkan Batu Ginjal?

Banyak minum air putih dapat membantu kerja ginjal lebih lancar untuk memecah kelebihan mineral yang jadi penyebab terbentuknya batu ginjal. Meski begitu, minum air putih tidak serta merta akan otomatis menghancurkan atau menghilangkan batu ginjal yang sudah terlanjur terbentuk.

Asupan air semata-mata hanya akan mempercepat proses tubuh untuk mengalirkan bebatuan yang tertahan dalam ginjal melewati ureter dengan memproduksi aliran urin yang lebih banyak, Jadi, air sebenarnya tidak menghilangkan batu ginjal, namun mendorong batu ginjal agar bisa lebih cepat keluar dari tubuh.

Batu Ginjal Yang Lebih Besar Harus Di Hancurkan Pakai Obat Dulu

Cara ini pun terbilang lebih manjur untuk batu ginjal yang masih berukuran kecil. Sebab semakin besar batunya semakin beresiko untuk tersangkut didalam saluran kencing (ureter). Maka disamping banyak minum air putih, Anda tetap perlu beberapa obat penghancur batu ginjal yang diresepkan oleh dokter. Dengan pengobatan ini, batu ginjal biasanya akan hancur dalam waktu 2 sampai 3 minggu.

Altenatifnya, Anda juga bisa menambahkan jus lemon segar dalam segelas ini yang Anda minum. lemon mengandung sitrat yang merupakan senyawa kimia kuat untuk memecah batu ginjal jadi lebih kecil, sehingga bisa melewati saluran kencing saluran kencing dengan lebih mudah.

Jika gejala dan rasa nyerinya yang sudab cukup menganggu, satu-satunya cara unyuk menghilangkan  batu ginjal adalah lewat prosedur uteroskopi dirumah sakit.


Air Putih Mencegah Batu Ginjal Muncul Lagi


Minum banyak air putih sebetul nya lebih efektif dijadikan cara mencegah terjadinya batu ginjal ketimbang sebagai cara pengobatan, Asupan air yang selalu tercukupi akan memudahkan kerja ginjal untuk membersihkan racun dalam tubuh. Termasuk kelebihan mineral yang menyebabkan terbentuknya batu ginjal.


Semakin sedikit Anda minum, semakin lambat proses pembuangan limbah tersebut. Akibatnya akan terjadi penumpukkan dan membentuk batuan. Untuk mencegahnya, Anda cukup memenuhi kebutuhan air setiap hari, umumnya Sebanyak 8 gelas air perhari.

Selain itu, Anda juga harus mengurangi asupan garam dan protein hewani pada menu makanan harian untuk mengurangi  beban ginjal.

Selasa, 01 Januari 2019

Apa Manfaat Punya Bos Yang Kejam ?


BandarQ228 - Mempunyai pemimpin yang "Kejam"tentu membuat suasana kerja menjadi tak nyaman. Tapi ternyata bos yang menjengkelkan tak selamanya buruk untuk kehidupan kita.

Riset baru yang diterbitkan dalam Journal of Applied Psychology mendapati, perlakuan buruk seorang atasan tak selalu mengarah pada hal negatif.

Mereka yang mendapatkan perilaku buruk dari atasan lebih mungkin untuk menjadi pemimpin yang baik dan menggunakan perilaku buruk yang didapatkannya sebagai pembelajaran.


Profesor UCF College of Business bersama Shannon Taylor, selaku pemimpin riset, mengatakan beberapa karyawan yang di perlakukan buruk oleh bos mereka memutuskan untuk tidak mengulangi hal yang sama pada bawahan mereka.

Mereka cenderung menjadi pemimpin yang baik bagi tim mereka.

Menurut periset. beberapa manajer yang mengalami perlakuan buruk dapat memperbaiki perilaku mereka.

Oleh karena itu, mereka tidak melakukan hal yang sama dan membuat mereka mampu menjadi pemimpin yang lebih baik.

Dalam riset ini, para peneliti memeriksa perbedaan dalam sikap dan perilaku para supervisor, baik mereka yang mendapat perlakuan buruk dari atasan atau tidak.

Periset juga menilai bagaimana perlakuan supervisor terhadap karyawan dengan jabatan dibawahnya.

Hasil menunjukkan supervisor yang mendapat perlakuan buruk oleh atasannya, berusaha sebaik mungkin dalam memperlakukannya karyawan dengan jabatan dibawahnya.

Menurut Taylor, rata-rata dari mereka menggunakan apa yang didapatkannya sebagai pelajaran untuk memperlakukan orang lain lebih baik.


"Kita dapat mengambil sikap - tidak hanya dengan melaporkan perilaku buruk,tetapi dengan secara aktif menolak gaya kepemimpinan yang kasar ini,"ucap nya.

Jadi, jika suatu saat ada orang lain, entah itu bos atau sesama teman, yang memperlakukan kita dengan buruk, sebaik nya kita mengambilnya sebagai pelajaran.

Kita bisa menjadikannya sebagai pelajaran agar bisa memperlakukan orang lain dengan baik.